Cara mengisi Air Aki Mobil Secara Tepat Dan Praktis!

Share This Post

Facebook
WhatsApp
LinkedIn
Email

Pada dasarnya aki mobil berisi cairan elektrolit yang biasa kita sebut sebagai air aki. Pada jenis aki tertentu seperti aki basah, mengganti air aki secara berkala menjadi sebuah keharusan. Maka dari itu penting bagi pengendara roda empat untuk mengetahui cara mengisi air aki mobil secara tepat.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan tata cara mengisi air aki pada mobil berdasarkan ahlinya. Sehingga Anda tak perlu repot datang ke bengkel untuk sekedar mengganti air aki mobil. Penasaran akan infonya? Simak terus pembahasan kami hingga akhir 

Baca Juga: Ketahui Penyebab Aki Motor cepat Soak Dan Cara Antisipasinya

Mengapa Mengisi Air Aki Itu Penting?

Sebelum masuk ke langkah-langkah pengisian, penting untuk memahami mengapa mengisi air aki itu diperlukan, terutama untuk jenis aki basah. Aki basah mengandung cairan elektrolit yang berfungsi sebagai penghantar listrik. Cairan ini terdiri dari air dan asam sulfat, yang secara perlahan akan menguap akibat panas dan proses kimia yang terjadi selama aki digunakan. Jika cairan elektrolit dalam aki berkurang di bawah batas minimal, performa aki akan menurun, dan bahkan bisa menyebabkan kerusakan permanen pada aki.

Menjaga level air aki dalam jumlah yang tepat dapat membantu menjaga kualitas penghantaran listrik, mencegah korosi pada komponen dalam aki, dan memastikan aki tetap berfungsi optimal dalam jangka waktu yang lama.

Peralatan yang Dibutuhkan

 

Sebelum mengisi air aki, pastikan Anda sudah menyiapkan peralatan berikut:

Air aki: Ada dua jenis air aki yang biasa digunakan, yaitu air aki zuur (H2SO4) dan air aki murni (distilled water). Untuk pengisian ulang, yang dibutuhkan adalah air aki murni. Jangan pernah menggunakan air biasa atau air keran, karena kandungan mineral di dalamnya dapat merusak sel-sel aki.

Kain lap atau sarung tangan: Untuk menjaga kebersihan tangan dan menghindari kontak langsung dengan komponen aki yang mengandung asam.

Corong: Membantu pengisian air aki agar tidak tumpah dan lebih terarah ke lubang pengisian.

Kacamata pelindung: Cairan dalam aki mengandung asam sulfat yang bisa berbahaya jika terkena mata atau kulit. Menggunakan kacamata pelindung dapat melindungi mata dari cipratan air aki.

Cara Mengisi Air Aki Mobil

Setelah semua peralatan siap, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengisi air aki mobil dengan benar.

1. Pastikan Mobil dalam Kondisi Mati dan Dingin

Sebelum melakukan pengisian air aki, pastikan mobil dalam keadaan mati dan mesin sudah dingin. Mengisi air aki saat mesin panas bisa berbahaya, karena panas dari mesin dapat mempengaruhi reaksi kimia di dalam aki. Selain itu, kondisi panas bisa membuat cairan elektrolit dalam aki mudah menguap, sehingga menambah risiko kecelakaan.

2. Buka Tutup Aki

Aki basah memiliki beberapa tutup kecil di bagian atasnya yang berfungsi sebagai akses pengisian air. Tutup ini biasanya berbentuk bulat dan mudah dilepas dengan tangan atau obeng. Sebelum membuka tutup aki, bersihkan area sekitarnya dari debu atau kotoran menggunakan kain lap. Hal ini penting untuk mencegah masuknya kotoran ke dalam aki, yang bisa mengganggu kinerja elektrolit.

3. Cek Level Air Aki

Setelah tutup aki dibuka, periksa level cairan di dalamnya. Pada umumnya, aki memiliki tanda batas minimal dan maksimal yang dapat dilihat dari bagian samping aki (ada garis penunjuk). Level air aki yang ideal adalah berada di antara kedua batas tersebut. Jika cairan berada di bawah batas minimal, maka sudah waktunya untuk menambahkan air aki.

4. Isi Air Aki dengan Air Distilasi

Untuk mengisi air aki, gunakan corong untuk menuangkan air distilasi ke dalam masing-masing sel aki. Pastikan air yang digunakan adalah air aki murni, bukan air aki zuur. Penggunaan air aki zuur hanya diperlukan saat pertama kali mengisi aki baru. Hindari juga menuangkan air terlalu banyak, karena dapat menyebabkan cairan meluap saat aki digunakan, yang berpotensi merusak komponen sekitarnya.

Isi air aki hingga mencapai batas maksimal, namun jangan sampai melebihi batas tersebut. Jika terlalu penuh, air bisa tumpah saat aki dipanaskan, dan dapat menimbulkan masalah seperti karat atau kerusakan pada sistem kelistrikan mobil.

5. Pasang Kembali Tutup Aki

Setelah air aki diisi sesuai dengan level yang dianjurkan, segera pasang kembali tutup aki dengan rapat. Pastikan tidak ada celah yang bisa menyebabkan kebocoran atau masuknya kotoran ke dalam aki. Setelah semua tutup terpasang dengan baik, lap kembali bagian atas aki untuk memastikan area tersebut bersih dari cairan yang mungkin tumpah saat pengisian.

6. Cek Kondisi Aki Secara Berkala

Setelah mengisi air aki, ada baiknya Anda tetap melakukan pengecekan rutin terhadap aki mobil. Meskipun air aki sudah diisi, cairan elektrolit dapat terus berkurang seiring dengan penggunaan mobil, terutama jika sering digunakan dalam perjalanan jauh atau dalam kondisi cuaca yang panas. Lakukan pengecekan minimal sekali dalam sebulan untuk memastikan kondisi aki tetap baik.

Tips Tambahan Merawat Aki Mobil

Selain mengisi air aki secara berkala, ada beberapa tips lain yang dapat Anda lakukan untuk menjaga performa aki tetap optimal:

Jaga kebersihan terminal aki: Pastikan terminal aki bebas dari karat atau oksidasi. Bersihkan terminal secara rutin dengan sikat kawat atau kain basah, dan pastikan terminal dalam kondisi kering sebelum dipasang kembali.

Gunakan kendaraan secara teratur: Aki yang jarang digunakan cenderung mengalami penurunan kapasitas karena proses kimia di dalamnya melambat. Jika Anda jarang menggunakan mobil, ada baiknya menyalakan mesin beberapa kali seminggu untuk menjaga kondisi aki tetap prima.

Cek voltase aki: Gunakan alat pengukur voltase (multimeter) untuk memastikan tegangan aki berada pada level yang sehat. Aki yang sehat biasanya memiliki tegangan sekitar 12,6 volt saat mesin mati.

Baca Juga: Ketahui Cara Membedakan Aki baru dan Bekas Secara Benar

Hanya Gunakan Aki Mobil Berkualitas dan Tahan Lama Dari AIL!

Selain mengisi air aki secara tepat, Anda juga harus memperhatikan kualitas dari aki mobil yang akan digunakan. AIL merupakan distributor aki dan spare part otomotif yang selalu mementingkan kualitas produk dan layanan yang prima. Kami memiliki berbagai jenis aki mobil mulai dari MF, SMF, hingga basah. Kami memiliki aki mobil bergaransi AtlasBX yang berasal dari korea, aki mobil tahan lama Xtra Supreme, aki mobil basah Xtra Dry. Dapatkan seluruh produk kami dibengkel kesayangan Anda dan dealer aki resmi AIL yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Atau dapat menghubungi kami via WA di +62-8111-088119

Mengisi air aki mobil sebenarnya merupakan hal yang sederhana, namun membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat memastikan aki mobil tetap bekerja optimal, sehingga performa kendaraan pun tidak terganggu. Merawat aki dengan baik, termasuk mengisi air aki secara berkala, akan membantu memperpanjang usia aki dan menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. Jadi, selalu pastikan untuk melakukan perawatan aki secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga mobil tetap dalam kondisi terbaik. 

5/5 - (2 votes)

Artikel Menarik lainnya!